Tampilkan postingan dengan label MySQL. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label MySQL. Tampilkan semua postingan

Perintah SQL Menggunakan MySQL

Jika anda ingin menjadi seorang programmer database, tentu bahasa SQL adalah salah satu bahasa wajib buat anda disamping bahasa pemrograman untuk front-end itu sendiri. Kali ini, saya mencoba untuk menulis artikel tentang cara belajar bahasa SQL menggunakan database MySQL.

MySQL mempunyai sebuah aplikasi untuk tempat kita belajar bahasa-bahasa SQL. Dan hebatnya aplikasi itu juga gratis, aplikasi tersebut disebut dengan MySQL Query Browser. MySQL Query Browser dapat anda unduh disini.

Setelah Query Browser di-install, anda dapat memanggilnya melalui Start -> All Programs -> MySQL -> MySQL Query Browser atau untuk lebih singkatnya, anda bisa membukanya dengan klik kanan ikon MySQL di systray (dekat jam) lalu klik menu MySQL Query Browser (seperti gambar diatas).

Lalu anda akan diminta login dulu, isikan user name dan password anda. Biasanya untuk pemakaian desktop saya lebih suka menggunakan root sebagai user saya dan password untuk root biasanya sudah diminta ketika installasi MySQL Server, jadi anda harus isikan password yang sama dengan password yang anda isikan ketika installasi. Untuk isian Default Schema dilayar login, isi dengan nama database anda, jika anda belum punya kosongkan saja dan jika anda dikonfirmasi masalah tersebut, klik Yes aja.
Login Screen

Setelah Query Browser terbuka, salah satu hal yang dapat membantu anda adalahtab Schemata, dengan tab ini anda dapat menjelajahi semua database, table dan field di MySQL Server anda. Dan perlu diingat bahwa sebelum kita memulai menjelajahi suatu database, gunakan perintah use nama_database; atau klik ganda nama schemata nya dulu.
Tab Schemata

Didekat tab schemata ada tab satu lagi yang sering saya gunakan, yaitu tab History.Di tab ini saya bisa memanggil lagi perintah-perintah yang pernah saya gunakan sehingga saya ngga usah ketik lagi perintah-perintah tersebut. Tinggal klik ganda saja, selesai.
Tab History

Lalu tempat yang ‘paling’ penting di Query Browser ini adalah isian Query Edit. Disinilah anda dapat mencoba dan belajar memberikan perintah-perintah pada Query Browser ini dengan perintah-perintah dengan bahasa SQL.
Command bar

Untuk memulai mencoba, ketikkan perintah SQL di kotak Query Edit lalu tekan tombol Ctrl + Enter untuk mengeksekusinya (bukan Enter saja, karena Enter akan membuat baris baru).
Contoh SQL

Dan hasilnya pun akan keluar di Result tab atau Tabsheet.
Hasil

Nah kini kita bisa mulai mencoba dan belajar perintah-perintah SQL dengan menggunakan MySQL.

Lanjut dach.. - Perintah SQL Menggunakan MySQL

Operasi - operasi dasar pada PHP MySQL

Pada tutorial kali ini, kita akan mencoba melakukan operasi - operasi dasar pada PHP MySQL.
1. Membuat koneksi
<?php
$hostmysql = “localhost”;
$username = “mysqlusername”;
$password = “mysqlpassword”;
$database = “namadatabase”;

$conn = mysql_connect(”$hostmysql”,”$username”,”$password”);
if (!$conn) die (”Koneksi gagal”);
mysql_select_db($database,$conn) or die (”Database tidak ditemukan”); >

Penjelasan Script:
a. mysql_connect
digunakan untuk membuat koneksi dari PHP ke server MySQL. Data mengenai hostname, mysql username, dan password yang digunakan telah diwakilkan oleh variabel $hostmysql, $username, $password. Penulisannya akan sama dengan:
mysql_connect(”localhost”,”username”,”password”);
b. mysql_select_db
untuk memilih database yang akan digunakan.
c. if (!$conn) die (”Koneksi gagal”);
jika koneksi gagal dibuat (!$conn), maka akan muncul pesan kesalahan

Setiap operasi PHP yang berhubungan dengan MySQL, akan membutuhkan sintaks diatas. agar lebih mudah, lebih baik disimpan terlebih dahulu dengan nama konfig.php. Jika sintaks tersebut dibutuhkan lagi, maka kita melakukan include terhadap file konfig.php tersebut.

2. Membuat tabel pada MySQL
<?php
include (”konfig.php”);
mysql_query(”CREATE TABLE user (
namadpnVARCHAR(20),
namablkg VARCHAR(20),
negara VARCHAR(20))”); ?>

Penjelasan script:
1. include (”konfig.php”);
perintah include digunakan untuk mengikut sertakan sebuah file (pada contoh diatas adalah file konfig.php).
2. mysql_query
format umum dari perintah ini adalah mysql_query(string dari query).
mysql_query akan sering dijumpai pada artikel kali ini.

3. Memasukkan data pada tabel
<?php
include (”konfig.php”);
$insert = “INSERT INTO users (namadpn,namablkg,negara)
VALUES (’Saya’,'Sendiri’,'Indonesia’)”;
mysql_query($insert) or die (”tidak dapat memasukkan data ke tabel”);?>

4 . Menampilkan data dari tabel
<?php
include (”konfig.php”);
$query = “SELECT * FROM user”;
$result = mysql_query($query);
$numrows = mysql_num_rows($result);
while($row = mysql_fetch_array($result)){
echo “Jumlah data: $numrows <br>”;
echo “Nama Depan: $row[namadpn] <br>”;
echo “Nama Belakang: $row[namablkg] <br>”;
echo “Negara: $row[negara]“;
} ?>

Penjelasan script:
1. mysql_num_rows
digunakan untuk menghitung jumlah baris yang didapat dari hasil eksekusi query (mysql_query).
2. while ( ) {
}
digunakan untuk melakukan perulangan selama data yang yang diinginkan masih ada. (dalam contoh diatas: akan menampilkan semua isi dari table).
3. mysql_fetch_array
menampilkan data dari tabel dalam bentuk array

Untuk penggunaan lainnya (hapus, update, dsb) yang berubah hanya string query-nya saja

Lanjut dach.. - Operasi - operasi dasar pada PHP MySQL